kerajaan islam di indonesia

Posted: Maret 2, 2011 in Uncategorized

KERAJAAN SAMUDERA PASAI

A.     Awal Perkembangan Kerajaan Samudera Pasai

Kerajaan Samudera Pasai terletak di pantai utara Aceh, pada muara Sungai Pasangan (Pasai). Pada muara sungai itu terletak dua kota, yaitu samudera (agak jauh dari laut) dan Pasai (kota pesisir). Kedua kota yang masyarakatnya sudah masuk Islam tersebut disatukan oleh Marah Sile yang masuk Islam berkat pertemuannya dengan Syekh Ismail, seorang utusan Syarif Mekah. Merah Selu kemudian dinobatkan menjadi sultan (raja) dengan gelar Sultan Malik al Saleh. Baca entri selengkapnya »

tips membuat judul sekripsi

Posted: Maret 2, 2011 in Uncategorized

 

Seorang researcher atau peneliti, sesudah melakukan sebuah penelitian, sangat disarankan untuk segera memublikasikan hasil penelitiannya. Karena banyak sekali manfaat yang akan diperoleh dengan memublikasikan hasil penelitian, terutama sekali adalah adanya tindak lanjut dari hasil penelitian (pengembangan) atau untuk menghindari tema yang sama dari penelitian itu sendiri.

 

Banyak sekali cara yang bisa dilakukan researcher dalam memublikasikan hasil penelitiannya, diantaranya bisa dilakukan dengan melalui presentasi pada seminar ataupun melalui jurnal-jurnal ilmiah, lokal maupun internasional.

 

Pada sesi kali ini kita akan membahas bagaimana menulis judul dan abstrak.

 

Judul

Bagaimana cara menulis judul yang baik? atau lebih tepatnya mungkin bagaimana kita menarik perhatian calon pembaca artikel kita dengan judul?

Menurut buku, ada beberapa hal yang dapat dilakukan. Pertama, judul yang kita buat harus mencerminkan isi keseluruhan makalah. Kedua adalah, usahakan judul yang dibuat menjawab pertanyaan ataupun menawarkan sebuah jawaban. Bisa juga anda membuat tulisan mengenai sesuatu hal yang sedang ramai dibicarakan, misalnya saat ini sedang ramai mengenai masalah isu pemanasan global. Cobalah buat sebuah judul artikel ilmiah mengenai hal ini, niscaya orang yang membaca judul ini akan tertarik untuk membaca keseluruhan artikel Anda.

 

Abstrak

Setelah judul, sebelum orang lain memutuskan untuk membaca artikel ilmiah anda yang mereka lakukan adalah membaca abstrak. Abstrak menjadi salah satu bagian terpenting dalam sebuah artikel ilmiah. Keputusan apakah seseorang tertarik dengan artikel yang anda buat sebagian besar ditentukan setelah membaca abstrak.

Untuk itu, apa yang sebenarnya dibutuhkan dalam membuat sebuah abstrak??

Ada 4 langkah penting yang harus dilaksanakan, yaitu

  1. Ciptakan ruang penelitan, hal ini dapat dilakukan dengan cara: (a) Nyatakan pentingnya bidang yang anda teliti (bisa ditunjukkan dengan banyaknya penelitian di bidang yang sama), (b) Tunjukkan kekurangan artikel ilmiah yang telah ada (dalam bidang yang sama tentu saja), (c) Tunjukkan tujuan artikel ilmiah anda
  2. Uraikan metodologi penelitian dengan jelas
  3. Nyatakan hasil penelitian (dengan singkat dan jelas tentu saja)
  4. Evaluasi-lah hasil penelitian yang telah dilakukan (kesimpulan artikel)

Panjang abstrak biasanya 100-200 kata. Menurut Hadijanto dalam Zifirdaus, tahap 2 dan 4 tidak wajib ada dalam sebuah abstrak.

 

Abstrak merupakan rangkuman dari isi tulisan dalam format yang sangat singkat. Untuk makalah, biasanya abstrak itu hanya terdiri dari satu atau dua paragraf saja. Sementara itu untuk thesis dan tugas akhir, abstrak biasanya dibatasi satu halaman. Untuk itu isi dari abstrak tidak perlu “berbunga-bunga” dan berpanjang lebar, cukup langsung kepada intinya saja. Memang kesulitan yang dihadapi adalah bagaimana merangkumkan semua cerita dalam satu halaman. Justru itu tantangannya. Ada juga tulisan ilmiah yang membutuhkan extended abstract. Kalau yang ini merupakan abstrak yang lebih panjang, yang biasanya disertai dengan data-data yang lebih mendukung. Biasanya extended abstract ini dibutuhkan ketika kita mengirimkan makalah untuk seminar atau konferensi.

 

Ini sebagian dari review saya terhadap hasi penelitian yang sudah jadi. Kebanyakan abstrak di susun atas ‘jumlah bab’ pada laporan penelitian. Jika suatu laporan/skripsi terdiri dari 5 bab: (1) pendahuluan, (2) kajian pustaka, (3) metodologi, (4) analisis dan pembahasan,  (5) penutup. Maka hendaknya menulis abstrak sebagai berikut:

  1. Paragraf pertama ringkasan dari ‘latar belakang/pendahuluan’
  2. Paragraf kedua ringkasan dari ‘kajian teori’
  3. Paragraf ketiga ringkasan dari ‘metodologi’
  4. Paragraf keempat ringkasan dari ‘analisis dan pembahasan’
  5. Paragraf kelimaringkasan dari ‘penutup/kesimpulan dan saran’

 

 

 

 

1. Gigi seri (Insisivus) memiliki bentuk untuk menjepit makanan berupa tetumbuhan seperli rumput.
2. Geraham belakang (Molare) memiliki bentuk datar dan lobar.
3. Rahang dapat bergerak menyamping untuk menggiling makanan.
4. Struktur lambung memiliki empat ruangan, yaitu: Rumen, Retikulum, Omasum dan Abomasum.

Pola sistem pencernaan pada hewan umumnya sama dengan manusia, yaitu terdiri atas mulut, faring, esofagus, lambung, dan usus. Namun demikian, struktur alat pencernaan kadangkadang berbeda antara hewan yang satu dengan hewan yang lain.

Sapi, misalnya, mempunyai susunan gigi sebagai berikut:

3 3 0 0 0 0 0 0 Rahang atas
M P C I I C P M Jenis gigi
3 3 0 4 4 0 3 3 Rahang bawah

I = insisivus = gigi seri
C = kaninus = gigi taring
P = premolar = geraham depan
M = molar = geraham belakang

Berdasarkan susunan gigi di atas, terlihat bahwa sapi (hewan memamah biak) tidak mempunyai gigi seri bagian atas dan gigi taring, tetapi memiliki gigi geraham lebih banyak dibandingkan dengan manusia sesuai dengan fungsinya untuk mengunyah makanan berserat, yaitu penyusun dinding sel tumbuhan yang terdiri atas 50% selulosa.

Jika dibandingkan dengan kuda, faring pada sapi lebih pendek. Esofagus (kerongkongan) pada sapi sangat pendek dan lebar serta lebih mampu berdilatasi (mernbesar). Esofagus berdinding tipis dan panjangnya bervariasi diperkirakan sekitar 5 cm.

Lambung sapi sangat besar, diperkirakan sekitar 3/4 dart isi rongga perut. Lambung mempunyai peranan penting untuk menyimpan makanan sementara yang akan dimamah kembali (kedua kah). Selain itu, pada lambung juga terjadi proses pembusukan dan peragian.

Lambung ruminansia terdiri atas 4 bagian, yaitu rumen, retikulum, omasum, dan abomasum dengan ukuran yang bervariasi sesuai dengan umur dan makanan alamiahnya. Kapasitas rumen 80%, retikulum 5%, omasum 7-8%, dan abomasum 7-8%. Pembagian ini terlihat dari bentuk gentingan pada saat otot sfinkter berkontraksi.

Makanan dari kerongkongan akan masuk rumen yang berfungsi sebagai gudang sementara bagi makanan yang tertelan. Di rumen terjadi pencernaan protein, polisakarida, dan fermentasi selulosa oleh enzim selulase yang dihasilkan oleh bakteri dan jenis protozoa tertentu. Dari rumen, makanan akan diteruskan ke retikulum dan di tempat ini makanan akan dibentuk menjadi gumpalan-gumpalan yang masih kasar (disebut bolus). Bolus akan Jimuntahkan kembali ke mulut untuk dimamah kedua kali. Dari mulut makanan akan ditelan kembali untuk diteruskan ke ornasum. Pada omasum terdapat kelenjar yang memproduksi enzim yang akan bercampur dengan bolus. Akhirnya bolus akan diteruskan ke abomasum, yaitu perut yang sebenarnya dan di tempat ini masih terjadi proses pencernaan bolus secara kimiawi oleh enzim

Selulase yang dihasilkan oleh mikroba (bakteri dan protozoa) akan merombak selulosa menjadi asam lemak. Akan tetapi, bakteri tidak tahan hidup di abomasum karena pH yang sangat rendah, akibatnya bakteri ini akan mati, namun dapat dicernakan untuk menjadi sumber protein bagi hewan pemamah biak. Dengan demikian, hewan ini tidak memerlukan asam amino esensial seperti pada manusia.

Hewan seperti kuda, kelinci, dan marmut tidak mempunyai struktur lambung seperti pada sapi untuk fermentasi seluIosa. Proses fermentasi atau pembusukan yang dilaksanakan oleh bakteri terjadi pada sekum yang banyak mengandung bakteri. Proses fermentasi pada sekum tidak seefektif fermentasi yang terjadi di lambung. Akibatnya kotoran kuda, kelinci, dan marmut lebih kasar karena proses pencernaan selulosa hanya terjadi satu kali, yakni pada sekum. Sedangkan pada sapi proses pencernaan terjadi dua kali, yakni pada lambung dan sekum yang kedua-duanya dilakukan oleh bakteri dan protozoa tertentu.

Pada kelinci dan marmut, kotoran yang telah keluar tubuh seringkali dimakan kembali. Kotoran yang belum tercerna tadi masih mengandung banyak zat makanan, yang akan dicernakan lagi oleh kelinci.

Sekum pada pemakan tumbuh-tumbuhan lebih besar dibandingkan dengan sekum karnivora. Hal itu disebabkan karena makanan herbivora bervolume besar dan proses pencernaannya berat, sedangkan pada karnivora volume makanan kecil dan pencernaan berlangsung dengan cepat.

Usus pada sapi sangat panjang, usus halusnya bisa mencapai 40 meter. Hal itu dipengaruhi oleh makanannya yang sebagian besar terdiri dari serat (selulosa).

Enzim selulase yang dihasilkan oleh bakteri ini tidak hanya berfungsi untuk mencerna selulosa menjadi asam lemak, tetapi juga dapat menghasilkan bio gas yang berupa CH4 yang dapat digunakan sebagai sumber energi alternatif.

Tidak tertutup kemungkinan bakteri yang ada di sekum akan keluar dari tubuh organisme bersama feses, sehingga di dalam feses (tinja) hewan yang mengandung bahan organik akan diuraikan dan dapat melepaskan gas CH4 (gas bio).

 

tata surya

Posted: Maret 2, 2011 in Uncategorized

Merkurius

Merkurius adalah planet terdekat di matahari, planet kedua terkecil di tata surya. Jumlah bulan: nol. Jarak dari matahari 58 juta km, bergaris tengah 4875 km, volume dan massa planet sama besar 1/18 kali bumi, kerapatan rata-rata sama dengan bumi, namun format kecil. Merkurius mengorbit 88 hari, sementara dari pengamatan radar, plamet berotasi 58,7 hari, itu sama dengan 2/3 periode revolusi. Jadi, setiap kali revolusi, berotasi satu setengah kali. Akibatnya, planet mengarahkan wajahnya yang sama tiap satu setengah revolusi.

Permukaan planet Merkurius dipenuhi batuan kasar, gelap berpori. Untuk ukuran planet kecil seperti planet Merkurius, kepadatan planet dipandang mencengangkan. Inti besi meliputi ¾ jejari planet. Medan magnet lemah hanya 1% medan bumi yang menunjukkan inti cairan. Tetapi ketiadaan selubung magma yang melingkupi inti, meyakinkan peneliti di masa lalu planet pernah mengalami tumbukan hebat berulang-ulang, sehingga selubung mantel hampir tercabut.

Venus

Venus, planet kedua dari matahari. Setelah Matahari dan Bulan, Venus adalah benda ketiga paling terang di langit. Venus dikenal sebagai bintang fajar, terbit di timur saat matahari terbit (nama Hesperus) dan bintang senja di barat kala matahari terbenam (nama Phosporus atau Lucifer). Kedudukan Venus, bumi dan matahari menyebabkan Venus tidak terlihat labih lama dari 3 jam sebelum matahari terbit dan 3 jam setelah matahari terbenam.

Para astronom kerap menyatakan Venus sebagai saudara kembar bumi. Beralasan bila ditinjau dari parameter fisika planet: massa, kerapatan, ukuran dan volume keduanya berdekatan. Kedua planet terbentuk di masa bersamaan dari kabut matahari. Namun kesamaan akhir disitu. Venus berbeda dengan bumi. Tidak ada lautan dan diliputi atmosfer sangat tebal yang adalah gas CO2; sedikit pun tidak ada uap air H2O. Awannya berwarna merah berasal dari uap asam sulfur H2S. Di permukaan planet, tekanan atmosfer adalah 92 kali tekanan bumi.

Suhu di Venus pun mematikan 4820C, sama dengan suhu awan panas ‘wedhus gembel’ Gunung Merapi yang meletus di Yogyakarta pada 15 Mei 2006. Temperatur setinggi di Venus diperoleh dari proses rumah kaca berketerusan oleh CO2. Sinar matahari masuk menembus atmosfer setebal 50 km dan memanasi muka planet, namun pancaran inframerah yang dikembalikan permukaan tertahan tidak dapat keluar dari atmosfer CO2. Sebab itu Venus menjadi lebih panas dari Merkurius.
Venus berotasi sangat lambat dalam arah retograd, berlawanan arah rotasi bumi yang berputar daeri barat ke timur. Sehari di Venus berlangsung 243 hari bumi, jauh lebih panjang dari periode revolusi mengelilingi matahari yang lamanya 225 hari. Jadi sehari Venus lebih panjang dari setahun Venus. Karena rotasi Venus dari arah timur ke barat, maka pengamat di Venus akan melihat matahari terbit dari barat dan terbenam di timur.

Bumi

Bumi adalah planet ketiga dari delapan planet dalam Tata Surya. Diperkirakan usianya mencapai 4,6 milyar tahun. Jarak antara Bumi dengan matahari adalah 149.6 juta kilometer atau 1 AU (ing: astronomical unit). Bumi mempunyai lapisan udara (atmosfer) dan medan magnet yang disebut (magnetosfer) yang melindung permukaan Bumi dari angin matahari, sinar ultraungu, dan radiasi dari luar angkasa. Lapisan udara ini menyelimuti bumi hingga ketinggian sekitar 700 kilometer. Lapisan udara ini dibagi menjadi Troposfer, Stratosfer, Mesosfer, Termosfer, dan Eksosfer.

Lapisan ozon, setinggi 50 kilometer, berada di lapisan stratosfer dan mesosfer dan melindungi bumi dari sinar ultraungu. Perbedaan suhu permukaan bumi adalah antara -70°C hingga 55°C bergantung pada iklim setempat. Sehari di dibagi menjadi 24 jam dan setahun di bumi sama dengan 365,2425 hari. Bumi mempunyai massa seberat 59.760 milyar ton, dengan luas permukaan 510 juta kilometer persegi. Berat jenis Bumi (sekitar 5.500 kilogram per meter kubik) digunakan sebagai unit perbandingan berat jenis planet yang lain, dengan berat jenis Bumi dipatok sebagai 1.

Bumi mempunyai diameter sepanjang 12.756 kilometer. Gravitasi Bumi diukur sebagai 10 N kg-1 dijadikan unit ukuran gravitasi planet lain, dengan gravitasi Bumi dipatok sebagai 1. Bumi mempunyai 1 satelit alami yaitu Bulan. 70,8% permukaan bumi diliputi air. Udara Bumi terdiri dari 78% nitrogen, 21% oksigen, dan 1% uap air, karbondioksida, dan gas lain.

Bumi diperkirakan tersusun atas inti dalam bumi yang terdiri dari besi nikel beku setebal 1.370 kilometer dengan suhu 4.500°C, diselimuti pula oleh inti luar yang bersifat cair setebal 2.100 kilometer, lalu diselimuti pula oleh mantel silika setebal 2.800 kilometer membentuk 83% isi bumi, dan akhirnya sekali diselimuti oleh kerak bumi setebal kurang lebih 85 kilometer.

Kerak bumi lebih tipis di dasar laut yaitu sekitar 5 kilometer. Kerak bumi terbagi kepada beberapa bagian dan bergerak melalui pergerakan tektonik lempeng (teori Continental Drift) yang menghasilkan gempa bumi.

Titik tertinggi di permukaan bumi adalah gunung Everest setinggi 8.848 meter, dan titik terdalam adalah palung Mariana di samudra Pasifik dengan kedalaman 10.924 meter. Danau terdalam adalah Danau Baikal dengan kedalaman 1.637 meter, sedangkan danau terbesar adalah Laut Kaspia dengan luas 394.299 km2.bumi memiliki satelit alami yaitu bumi

Mars

Mars, sebutan dewa perang romawi, planet keempat di tata surya, merah di langit karena permukaan regolit limonit. Regolit adalah sisa batuan hancur berupa pasir mengandung senyawa silikat besi seperti karat yang disebut limonit. Berjarak rata-rata 228 juta km. mars adalah planet kecil, ½ garis tengah bumi atau 2 kali garis tengah bulan dan 1/10 massa bumi. Medan gravitasi hanya 1/3 bumi atau 2 kali bulan. Luas permukaan Mars sama dengan luas permukaan seluruh benua di bumi. Hari di Mars disebut sol, panjangnya ½ jam lebih dari hari di bumi. Tahun Mars dua kali tahun bumi. Dua satelit Mars, Phobos dan Deimos, adalah nama bagi kedua hewan peliharaan dewa romawi Mars. Keduanya adalah batuan-batuan kecil gelap yang dipenuhi kawah, kemungkinan asteroid tertangkap gravitasi Mars. Phobos mengorbit Mars sekali dalam rentang waktu yang lebih singkat dari 1 sol. Terbit di barat terbenam di timur 2 kali tiap sol. Deimos mengorbit lebih umum, terbit di timur dan terbenam di barat. Orbit bumi dan Mars tertata sedemikian samapai Mars seakan bergerak mundur sekitar masa oposisi saat keduanya mendekat. Jarak saat itu adalah 56 juta km dan menjadi 375 saat masing-masing benda di sisi yang berlawanan terhadap matahari.
Melalui gambar-gambar dan data-data, para astronom menentukan planet Mars umumnya lebih dingin dan lebih jernih saat jauh dari matahari dan berubah panas berdebu mendekati matahari. Terdapat pola iklim rentang panjang di Mars, serupa di bumi. Satu kali para ilmuwan akan dapat meramal perubahan iklim dan cuaca di Mars. Meteo-areo-rologi akan mlahir di Mars.

 

Yupiter

Orang romawi menamakan planet sesuai raja dari dewa-dewa mereka. Yupiter adalah planet kelima dari matahari, terbesar di tata surya. Benda langit keempat paling terang di langit setelah matahari, bulan dan Venus. Yupiter bahkan 3 kali lebih terang dari Sirius.

Yupiter mengorbit matahari pada jarak rata-rata 780 juta km, lima kali jarak bumi-matahari. Satu tahun yupiter adalah 11,9 tahun bumi. Hari di Yupiter adalah 9,9 jam, kurang dari setengah hari di bumi. Berbeda dengan planet dalam yang batuan, Yupiter adalah sebuah bola gas padat dan tidak mempunyai permukaan yang padat. Pada inti Yupiter berisi mineral yang membentuk batuan seperti inti komet, tetapi itu hanya kurang dari 5 % massa planet. Medan gravitasi di puncak atmosfer 2,5 kali gravitasi bumi.
Kenyataan bahwa jejari Yupiter adalah 11,2 kali bumi, volumenya menjadi 1300 kali volume bumi. Massa Yupiter hanya 318 kali massa bumi. Kepadatan Yupiter adalah 1,33 g/cm3. kepadatan itu hanya seperempat kepadatan bumi (5.52 gr/cm3). Kesimpulan: rendahnya kepadatan Yupiter berarti planet hanya terdiri atas unsur-unsur ringan, hydrogen dan helium.Badai Yupiter yang sangat terkenal adalah Bintik Merah Besar yang telah berlangsung berabad-abad tiada henti. Bintik merah sangat besar itu melanda planet seluas 3 buah bumi. Laporan mengenai bintik merah dating pertama kali dari fisikawan Robert Hooke tahun 1664. tidak ada yang tahu apa penyebab bintik merah itu. Dari pergerakannya saja seperti mendapat tenaga dari bagian atmosfer atas sambil menyerap badai-badai yang lebih kecil. Warna bintik merah berasal dari sulfur atau fosfor yang menyerap sinar ultraviolet ungu dan biru..Jupiter memiliki 63 satelit, di antaranya Io, Europa, Ganymede, Callisto (Galilean moons).

Saturnus

Saturnus, planet ke-enam dari matahari dan kedua terbesar di tata surya. Yang segera terlihat adalah sistem cincinnya. Cincin-cincin itu sesuai penemunya ditandai dari dalam ke luar : cincin D, C, B, A, F, G dan E. kini, cincin-cincin itu ternyata melebihi 100.000 mengorbit planet.

Kerapatan Saturnus rendah, 1/8 kali kerapatan bumi karena planet terdiri dari hydrogen. Seperti Yupiter, berat atmosfer menekan ke dalam semakin kuat, maka hydrogen mengembun menjadi cair. Di dekat pusat planet, hydrogen bersifat logam cair menghantar listrik dan magnet. Pusat Saturnus berupa inti batuan dan suhu ditafsir 150000 C. baik Yupiter dan Saturnus masih mencari kesetimbangan gravitasi dengan mengerut. Pengerutan menimbulkan panas yang dipancar keluar 3 kali lebih besar dari panas yang diterima dari matahari. Keadaan itu dapat membangkitkan pusaran-pusaran badai di atmosfer atas. Hingga 2006, Saturnus diketahui memiliki 56 buah satelit alami. Tujuh diantaranya cukup masif untuk dapat runtuh berbentuk bola di bawah gaya gravitasinya sendiri. Mereka adalah MimasEnceladusTethysDioneRheaTitan (Satelit terbesar dengan ukuran lebih besar dari planet Merkurius), dan Iapetus.

Cincin Saturnus sangat unik, terdiri beribu-ribu cincin yang mengelilingi planet ini. Bahan pembentuk cincin ini masih belum diketahui. Para ilmuwan berpendapat, cincin itu tidak mungkin terbuat dari lempengan padat karena akan hancur oleh gaya sentrifugal. Namun, tidak mungkin juga terbuat dari zat cair karena gaya sentrifugal akan mengakibatkan timbulnya gelombang. Jadi, sejauh ini, diperkirakan yang paling mungkin membentuk cincin-cincin itu adalah bongkahan-bongkahan es meteorit

Uranus

Uranus, planet ketujuh dari matahari. Berjarak 2.87 miliar km, berada di luar orbit Saturnus. Uranus mempunyai inti batuan dan diselubungi lautan air bercampur mineral yang membentuk batuan. Lautan bertemu atmosfer yang terdiri hydrogen, helium dan metana. Uranus mempunyai 10 cincin dan 21 satelit. Massa Uranus 14,5 kali massa bumi dan volumenya 67 kali volume bumi. Medan gravitasi 1,17 kali bumi. Lautan cair yang menjadi isi planet begitu besar dan terlihat sebagai air bercampur silikat, magnesium, senyawa nitrogen dan hidrokarbon, sangat mengherankan. Suhu lautan sangat panas 6.6500C. di Bumi, ari menguap pada suhu 1000C, namun lautan di Uranus tetap cair karena tekanan di dalam Uranus 5 juta kali lebih kuat tekanan di bumi. Kekuatan tekanan itu mencegah molekul air tercerai menjadi uap.

Uranus telah diamati pada banyak kesempatan sebelum penemuannya sebagai planet, namun ia dianggap secara salah sebagai bintang. Pengamatan yang tercatat paling awal adalah pada tahun 1690 saat John Flamsteed mengamati planet itu sedikitnya enam kali, mengkatalogkannya sebagai 34 Tauri. Astronom Perancis, Pierre Lemonnier, mengamati Uranus setidaknya dua puluh kali antara tahun 1750 dan 1769,[17] termasuk pada empat malam berturut-turut.

 

 

Replika teleskop yang dipakai oleh Herschel untuk menemukan Uranus di Museum William Herschel, Bath

Sir William Herschel mengamati planet itu pada 13 Maret 1781 saat berada di taman di rumahnya di 19 New King Street di kota Bath, Somerset (sekarang Herschel Museum of Astronomy),[18] namun mulanya melaporkannya (pada 26 April 1781) sebagai sebuah “komet“.[19] Herschel “melakukan serangkaian pengamatan terhadap paralaks pada bintang-bintang yang tetap”,[20] menggunakan teleskop yang ia desain sendiri.

Dia mencatat dalam jurnalnya “Pada kuartil dekat ζ Tauri … bisa merupakan bintang Nebula atau sebuah komet”.[21] Tanggal 17 Maret, dia mencatat, “Aku mencari Komet atau Bintang Nebula itu dan menemukan bahwa ia adalah sebuah Komet, karena ia berubah letaknya”.[22] Saat dia mempresentasikan penemuannya pada Royal Society, ia terus menegaskan bahwa dia telah menemukan sebuah komet sementara secara implisit membandingkannya pada planet:[23]

Uranus mengitari Matahari sekali dalam 84 tahun. Jarak rata-ratanya dari Matahari kira-kira 3 milyar km (sekitar 20 SA). Intensitas sinar matahari di Uranus sekitar 1/400 yang ada di Bumi.[41] Elemen orbitnya dihitung pertama kali tahun 1783 oleh Pierre-Simon Laplace.[25] Dengan berjalannya waktu, perbedaan mulai terlihat antara orbit yang diprediksikan dan yang diamati, dan pada tahun 1841, John Couch Adams pertama kali mengajukan bahwa perbedaan itu mungkin disebabkan sentakan gravitasi oleh sebuah planet yang tidak terlihat. Pada tahun 1845, Urbain Le Verrier mulai riset mandirinya sendiri tentang orbit Uranus. Pada 23 September 1846, Johann Gottfried Galle menemukan lokasi satu planet baru, yang kemudian diberinama Neptunus, hampir pada posisi yang diprediksikan oleh Le Verrier.[42]

Periode rotasi interior Uranus adalah 17 jam, 14 menit. Akan tetapi, seperti semua raksasa gas lainnya, atmosfer atasnya mengalami angin badai yang sangat kuat pada arah rotasi. Akibatnya, pada beberapa garis lintang, seperti dua per tiga lintang dari khatulistiwa ke kutub selatan, fitur-fitur atmosfer itu yang nampak bergerak jauh lebih cepat, menjadikan rotasi penuhnya sekecil 14 jam.[43]

Neptunus

Demikian teori yang dikeluarkan oleh ahli fisika University of Melbourne David Jamieson. Ia meneliti catatan Galileo dan menemukan hal menarik, astronomer hebat itu telah menemukan sesuatu yang besar.Galileo telah lama diketahui mengamati Neptunus, namun dia menggolongkan obyek itu sebagai bintang sehingga tidak memikirkannya lagi. Namun Galileo sadar “bintang” itu bergerak bersama bintang lain, kata Jamieson.

“Pergerakan seperti itu menarik perhatian Galileo, karena hanya planet yang bisa berpolah seperti itu,” katanya.Neptunus merupakan planet paling jauh dari matahari, sangat sulit ditemukan tiap hari. Planet itu tidak terlihat dengan mata telanjang.Namun pekan ini, posisinya akan berdekatan dengan Yupiter yang mudah dilihat, sehingga Neptunus kemungkinan bisa diamati dengan teleskop kecil.Sejarah penemuan Neptunus itu telah menjadi kontroversi sejak awal. Uranus telah ditemukan sebelum Neptunus, dan pengamat menduga planet itu dipengaruhi oleh gaya gravitasi planet lain.[ito]

Neptunus merupakan saudara kembar dari Uranus yang ditemukan pada Agustus 1846. Neptunus memiliki jarak rata-rata dengan Matahari sebesar 4.450 juta km. Pada planet ini tidak terdapat kehidupan dengan suhu permukaan planet -120 oC. Neptunus memiliki diameter mencapai 49.530 km dan memiliki massa 17,2 massa Bumi. Periode rotasi planet ini adaah 16,1 jam., sedangkan periode revolusi adalah 164,8 tahun. Bentuk planet ini mirip dengan Bulan dengan permukaan terdapat lapisan tipis silikat. Komposisi penyusun planet ini adalah besi dan unsur berat lainnya. Planet Neptunus memiliki 8 buah satelit, di antaranya Triton, Proteus, Nereid, dan Larissa.Neptunus merupakan saudara kembar dari Uranus yang ditemukan pada Agustus 1846. Neptunus memiliki jarak rata-rata dengan Matahari sebesar 4.450 juta km. Pada planet ini tidak terdapat kehidupan dengan suhu permukaan planet -120 oC. Neptunus memiliki diameter mencapai 49.530 km dan memiliki massa 17,2 massa Bumi. Periode rotasi planet ini adaah 16,1 jam., sedangkan periode revolusi adalah 164,8 tahun. Bentuk planet ini mirip dengan Bulan dengan permukaan terdapat lapisan tipis silikat. Komposisi penyusun planet ini adalah besi dan unsur berat lainnya. Planet Neptunus memiliki 8 buah satelit, di antaranya Triton, Proteus, Nereid, dan Larissa.

 

 

 

 

 

 

Karakteristi planet

 

 

Karakteristik Merkurius Venus Bumi Mars Yupiter Saturnus Uranus Neptunus
Jarak orbit (juta km) (SA) 57,91 (0,39) 108,21 (0,72) 149,60 (1,00) 227,94 (1,52) 778,41 (5,20) 1.426,72 (9,54) 2.870,97 (19,19) 4.498,25 (30,07)
Waktu edaran (tahun) 0,24 (88 hari) 0,62 (224 hari) 1,00 1,88 11,86 29,45 84,02 164,79
Jangka rotasi 58,65 hari 243,02 hari 23 jam 56 menit 24 jam 37 menit 9 jam 55 menit 10 jam 47 menit 17 jam 14 menit 16 jam 7 menit
Eksentrisitas edaran 0,206 0,007 0,017 0,093 0,048 0,054 0,047 0,009
Sudut inklinasi orbit (°) 7,00 3,39 0,00 1,85 1,31 2,48 0,77 1,77
Sudut inklinasi ekuator terhadap orbit (°) 0,00 177,36 23,45 25,19 3,12 26,73 97,86 29,58
Diameter ekuator (km) 4.879 12.104 12.756 6.805 142.984 120.536 51.118 49.528
Massa (dibanding Bumi) 0,06 0,81 1,00 0,15 317,8 95,2 14,5 17,1
Kepadatan menengah (g/cm³) 5,43 5,24 5,52 3,93 1,33 0,69 1,27 1,64
Suhu permukaan
min.
menengah
maks.
-173 °C
+167 °C
+427 °C
+437 °C
+464 °C
+497 °C
-89 °C
+15 °C
+58 °C
-133 °C
-55 °C
+27 °C

-108 °C

-139 °C

-197 °C

-201 °C

 

 

Pluto dan Charon

 

 

 

 

Pluto (rata-rata 39 SA), sebuah planet kerdil, adalah objek terbesar sejauh ini di Sabuk Kuiper. Ketika ditemukan pada tahun 1930, benda ini dianggap sebagai planet yang kesembilan, definisi ini diganti pada tahun 2006 dengan diangkatnya definisi formal planet. Pluto memiliki kemiringan orbit cukup eksentrik (17 derajat dari bidang ekliptika) dan berjarak 29,7 SA dari matahari pada titik prihelion (sejarak orbit Neptunus) sampai 49,5 SA pada titik aphelion.

Tidak jelas apakah Charon, bulan Pluto yang terbesar, akan terus diklasifikasikan sebagai satelit atau menjadi sebuah planet kerdil juga. Pluto dan Charon, keduanya mengedari titik barycentergravitasi di atas permukaannya, yang membuat Pluto-Charon sebuah sistem ganda. Dua bulan yang jauh lebih kecil Nix dan Hydra juga mengedari Pluto dan Charon. Pluto terletak pada sabuk resonan dan memiliki 3:2 resonansi dengan Neptunus, yang berarti Pluto mengedari matahari dua kali untuk setiap tiga edaran Neptunus. Objek sabuk Kuiper yang orbitnya memiliki resonansi yang sama disebut plutino.[58]

 

Nama planet dalam bahasa lain

Arab Syams Utaared Zuhra Ard Qamar Marrikh Mushtarie Zuhal Uraanus Niftuun
Belanda Zon Mercurius Venus Aarde Maan Mars Jupiter Saturnus Uranus Neptunus
Bengali Surya Budh Shukra Prithivi Chand Mangal Brihaspati Shani
Canton Taiyeung Suising Gumsing Deiqao Yueqao Fuosing Moqsing Tousing Tinwongsing Huoiwongsing
Filipina Araw Merkuryo Beno Daigdig Buwan Marte Hupiter Saturno Urano Neptuno
Gujarati Surya Budh Shukra Prathivi Chandra Mangal Guru Shani Prajapathie Varun
Indonesia Matahari Merkurius Venus Bumi Bulan Mars Yupiter Saturnus Uranus Neptunus
Inggris Sun Mercury Venus Earth Moon Mars Jupiter Saturn Uranus Neptune
Jawa Srengenge Buda Kejora Jagad Wulan Anggara Respati Sani
Jepang Taiyou Suisei Kinsei Chikyuu Tsuki Kasei Mokusei Dosei Ten’ousei Kaiousei
Jerman Sonne Merkur Venus Erde Mond Mars Jupiter Saturn Uranus Neptun
Latin Sol Mercurius Venus Terra Luna Mars Jupiter Saturnus Uranus Neptunus
Melayu Matahari Utarid Zuhrah Bumi Bulan Marikh Musytari Zuhal Uranus Neptun
Mandarin Taiyang Shuixing Jinxing Diqiu Yueqiu Huoxing Muxing Tuxing Tianwangxing Haiwangxing
Perancis Soleil Mercure Vénus Terre Lune Mars Jupiter Saturne Uranus Neptune
Portugis Sol Mercúrio Vênus Terra Lua Marte Júpiter Saturno Urano Neptuno
Russia Solnce Merkurij Venera Zemlja Luna Mars Yupiter Saturn Uran Neptun
Sansekerta Surya Budha Sukra Dhara Chandra Mangala Brhaspati Sani
Thailand Surya Budha Sukra Lok Chandra Angkarn Prhasbadi Sao Uranus Neptune
Yunani Helios Hermes Aphrodite Gaea Selene Ares Zeus Kronos Uranos Poseidon

 

 

 

zina

Posted: Maret 2, 2011 in Uncategorized

Zina ialah tindakan orang laki yang berakal memasukkan pucuk kemaluannya di salah satu tempat; vagina atau dubur wanita yang tidak ada hubungan apapun di antara keduanya. Abu Hanifah mengatakan, bahwa zina terjadi khusus pada vagina dan tidak pada dubur seorang wanita.

Hukuman zina tidak membedakan antara pezina laki-laki dengan pezina anita. Pelaku zina ialah salah satu dari dua orang; Pertama; bikr. Kedua muhshan (sudah pernah menikah).

Bikr ialah orang yang belum pernah menggauli istri dalam sebuah tali pernikahan yang sah. Jika ia orang merdeka (bukan budak), ia dijatuhi hudud (hukuman syar’i) seratur kali secara merata di seluruh tubuhnya kecuali wajah dan anggota tubuh yang paling vital agar setiap organ tubuh mendapatkan haknya (hukuman). Ia dicambuk dengan cambuk, bukan dengan besi yang membuatnya meningga dunia atau tidak dengan sesuatu yang membuatnya tidak merasa kesakitan.

Para fuqaha’ berbeda pendapat tentang mengasingkannya dan mencambuknya sekaligus.

Abu Hanifah tidak menyetujui kedua-duanya dan cukup dengan mencambuknya saja.

Imam Malik berkata, ”Laki-laki pezina diasingkan, sedang wanita pezina tidak diasingkan.”

Imam Syafi’i mewajibkan orang tersebut diasingkan selama setahun dari negerinya ke tempat yang jaraknya minimal sehari semalam. Berdasakan sabda Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Salam,

”Ambillah dariku. Sesungguhnya Allah telah menjadikan jalan bagi wanita-wanita tersebut. (Hukuman zina) antara jejaka dengan gadis adalah cambuk seratus kali dan diasingkan selama setahun. Dan (hukuman zina) antara laki-laki yang pernah dengan wanita yang pernah menikah ialah cambuk seratus kali dan dirajam.” (Diriwayatkan Mulim, Abu Daud, dan At-Tirmidzi).

Menurut Imam Syafi’i, hukuman zina bagi orang kafir dengan Muslim tidak ada bedanya, yaitu dicambuk seratus kali, dan diasingkan.

Sedang budak dan orang yang berstatus seperti budak, seperti misalnya budak mudabbar (budak pembebasannya dikaitkan dengan kematian tuannya), atau budak mukatib (budak dalam proses pembebasan dengan membayar sejumlah uang kepada tuannya), atau ummu walad (budak wanita yang mempunyai anak dari hasil hubungannya dengan tuannya), maka hukuman zina mereka ialah lima puluh cambuk separoh dari hukuman orang merdeka, karena status budak mereka.

Para fuqaha’ berbeda pendapat tentang hukum pengasingan budak yang berzina.

Ada yang berpendapat,” Ia tidak diasingkan, karena jika ia diasingkan, itu merugikan tuannya.” ini pendapat Imam Malik.

Ada yang berpendapat,” Ia diasingkan setahun penuh seperti halnya orang merdeka (bukan budak).”

Menurut madzhab Imam Syafi’i, ” Ia diasingkan setengah tahun, sebagaimana ia dicambuk separoh cambuk orang merdeka (bukan budak).”

Sedang yang dimaksud muhshan ialah orang laki-laki yang pernah menggauli istrinya dalam sebuah pernikahan yang sah. Hukuman zina baginya ialah dirajam dengan batu atau yang sebanding dengannya hingga ia meninggal dunia, tanpa harus melindungi alat vitalnya. Ini berbeda dengan cambu, karena tujuan dari rajam ialah membunuhnya. Ia tidak dicambuk.

Daud berkata,” Ia dicambuk seratus kali kemudian dirajam.” ini tidak benar, karena hukuman tersebut telah dihapus. Buktinya Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Salam merajam Maiz tanpa mencambuknya (Diriwayatkan Al-Bukhari, Mualim, Abu Daud, dan At Tirmidzi).

Untuk dihukum rajam, seseorang tidak disyaratkan beragama Islam. Jadi orang kafir pun dirajam seperti halnya orang Muslim.

Abu Hanifah berkata, ”Yang dihukum rajam ialah orang Muslim saja. Jadi jika orang kafir berzina, ia dicambuk dan tidak dirajam.” Padahal Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Salam pernah merajam dua orang yahudi yang berzina.

Hanya muhshan yang dihukum dengan rajam.

Setatus merdeka (bukan budak) termasuk syarat hukuman rajam. Jika budak berzina, ia tidak dirajam. Jika ia beristri, ia dicambuk lima puluh kali. Daud berkata, ”Ia dirajam seperti halnya orang merdeka (bukan budak).”

Homoseksual dan menggauli hewan termasuk perbuatan zina. Pelakunya, jika ia belum menikah, ia dicambuk. Jika sudah menikah, ia dirajam. Ada yang berpendapat, bahwa pelakunya; baik perjaka atau sudah menikah harus dibunuh. Abu Hanifah berkata, “pelakunya tidak dihukum.” Pdahal dari Nabi Shallallahu Alaihi wa Salam bersabda,

 

“Bunuhlah hewan dan orang yang menggaulinya.” (Diriwayatkan Abu Daud dan At Tirmidzi)

 

Jika jejaka berzina dengan wanita muhshanah (sudah menikah) atau laki-laki muhshanah (sudah menikah) dengan gadis, maka jejaka dan gadis dicambuk, sedang wanita muhshanah dan laki-laki muhshanah dirajam. Jika setelah dihukum, seseorang berzina, ia dihukum lagi.

Jika seseorang berzina hingga berkali-kali dan belum pernah dihukum, maka semua zina yang telah dilakukannya cukup diberi satu hukuman.

Zina bisa dibuktikan dengan salah satu dari dua hal:

  1. Pengakuan
  2. Barang Bukti

Adapun pengakuan, jika orang yang telah baligh dan berakal mengaku sekali berzina dengan sukarela, maka hukuman zina dijatuhkan kepadanya.

Abu Hanifah berkata, ”Aku tidak menjatuhkan hukuman zina kepadanya sebelum dia mengaku hingga empat kali.”

Jika ia harus dijatuhi hukuman zina karena pengakuannya, kemudian setelah itu ia membatalkan pengakuannya sebelum hukuman dijatuhkan kepadanya, ia tidak dijatuhi hukuman.

Abu Hanifah berkata, ”Hukuman tidak gugur dengan pembatalan pengakuannya.”

Adapun barang bukti, ialah kasus zina disaksikan empat orang laki-laki yang adil. Mereka semua mengaku melihat seseorang memasukkan penisnya ke vagina seperti memasukkan pengoles celak ke botol yang berisi celak. Jika mereka tidak menyaksikan seperti sifat di atas, maka tidak dinamakan kesaksian. Jika mereka telah melakukan kesaksian sesuai dengan haknya secara bersama-sama atau sendiri-sendiri, kesaksian mereka diterima. Abu Hanifah berkata, ”Aku tidak menerima kesaksian mereka jika dilakukan secara terpisah dan aku menjadikan mereka seperti itu sebagai tuduhan zina.”

Jika mereka memberi kesaksian kasus zina setelah setahun atau lebih, kesaksian mereka tetap diterima. Abu Hanifah berkata, ”Aku tidak menerima kesaksian mereka setelah satu tahun dan menjadikan kesaksian mereka tersebut sebagai tuduhan zina.”

Jika saksi kasus zina tidak lengkap empat orang laki-laki, maka mereka dikategorikan sebagai penuduh zina. Mereka dikenakan hukuman menurut salah satu pendapat, dan tidak dikenakan hukuman menurut pendapat yang lain.

Jika barang bukti memberi kesaksian atas pengakuan seseorang bahwa ia telah berzina, maka kesaksian cukup dengan dua orang menurut salah satu pendapat, dan menurut pendapat satunya tidak boleh kurang dari empat orang laki-laki.

Jika pezina dirajam berdasarkan barang bukti, sumur digali untuknya kemudian ketika ia hendak dirajam, kemudian ia turun ke dalamnya hingga separoh badannya dan ia dicegah melarikan diri. Jik ia melarikan diri, ia dikejar dan dirajam kembali hingga meninggal dunia. Jika ia dirajam karena pengakuannya sendiri, ia tidak dibuatkan galian sumur, jika ia kabur, ia tidak dikejar.

Imam atau pihak berwenang yang memerintahkan pezina dirajam diperbolehkan menghadiri proses perajaman pezina tersebut. Ia juga diperbolehkan tidak menghadirinya. Abu Hanifah berkata, ”Pezina tidak boleh dirajam, kecuali dengan dihadiri pihak yang memerintahkan perajamannya.” Ini tidak benar, karena Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam telah bersabda,

”Pergilah wahai Unais kepada wanita tersebut. Jika ia mengaku berzina, rajamlah.” (Diriwayatkan Al-Bukhari, Muslim, Abu Daud, At Tirmidzi, An-Nasai, dan Malik)

Para saksi diperbolehkan tidak menghadiri eksekusi rajam. Abu Hanifah berkata, ”Kehadiran para saksi adalah wajib, dan mereka menjadi orang yang pertama kali merajamnya.”

Ekseskusi hukuman zina tidak dilakukan kepada wanita hamil, hingga ia melahirkan. Juga tidak dilakukan eksekusi kepadanya setelah ia melahirkan, hingga ada pihak yang menyapih anaknya.

Jika zina terjadi karena syubhat (ketidakjelasan) misalnya pernikahan yang tidak sah, atau adanya syubhat (ketidakjelasan) antara istrinya dan wanita lain, atau tidak mengetahui keharaman zina, karena baru masuk islam, maka hukuman zina digugurkan dengan syubhat tersebut. Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda,

”Tolaklah hukuman-hukuman karena syubhat-syubhat.” (Diriwayatkan At Tirmidzi)

Abu Hanifah berkata, ”Jika wanita lain mirip dengan istrinya, itu bukan syubhat baginya. Jika menggauli wanita tersebut, ia dikenakan hukuman zina.”

Jika seseorang menggauli wanita yang masih ada hubungan mahram dengannya dengan akad nikah yang benar, ia dijatuhi hukuman zina. Akad nikah yang diharamkan tersebut bukan sebuah syubhat (ketidakjelasan) yang dengannya hukuman zina bisa digugurkan. Abu Hanifah menjadikannya syubhat (ketidakjelasan) yang menggugurkan hukuman zina.

Jika pezina bertaubat setelah ia tertangkap, hukuman zina tidak gugur darinya. Jika ia bertaubat sebelum tertangkap, hukuman zina gugur darinya menurut salah satu pendapat yang kuat. Allah Ta’ala berfirman:

Kemudian, sesungguhnya Tuhanmu (mengampuni) bagi orang-orang yang mengerjakan kesalahan karena kebodohannya, kemudian mereka bertaubat sesudah itu dan memperbaiki (dirinya), sesungguhnya Tuhanmu sesudah itu benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (An-Nahl ayat 119)

Ada dua penafsiran tentang kata jahalatin pada firman Allah Ta’ala diatas:

  1. Bodoh tidak mengetahui keburukan
  2. Syahwatnya terlalu dominan pada dirinya, padahal ia mengetahui bahwa syahwat itu buruk

Itulah penafsiran yang paling terkenal tentang kata jahalati pada ayat di atas, namun orang bodoh yang tidak mengetahui bahwa bahwa syahwat itu buruk, itu tidak berdosa.

Siapa pun tidak dihalalkan menjadi pembela untuk menggugurkan hukuman dari pezina atau pelaku tindak kriminal lainnya, dan orang yang dimintai pembelaan tidak dihalalkan memberikan pembelaan kepadanya. Allah Ta’ala berfirman,

”Barangsiapa yang memberikan syafa’at yang baik, niscaya ia akan memperoleh bahagian (pahala) dari padanya. Dan barangsiapa memberi syafa’at yang buruk, niscaya ia akan memikul bahagian (dosa) dari padanya. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (An Nisa ayat 85)

Ada tiga penafsiran tentang kata al-hasanah dan as-sayyi’ah pada ayat diatas,

  1. Yang dimaksud dengan syafa’at yang baik ialah mencari kebaikan untuk orang yang diberinya syafa’at, sedang syafa’at yang buruk ialah mecari keburukan untuknya. Ini pendapat Al-Hasan dan Mujahid.
  2. Al-hasanah ialah mendoakan kebaikan untuk orang laki-laki yang beriman dan wanita-wanita yang beriman. Sedang as-sayyi’ah ialah mendoakan tidak baik untuk mereka.
  3. Kemungkinan yang dimaksud dengan al-hasanah ialah membebaskan dari kedzaliman, sedang as-sayyi’ah ialah mengeluarkan dari kebenaran.

Ada dua penafsiran tentang kata kiflun pada ayat di atas;

  1. Yang dimaksud dengan kiflun ialah dosa. Ini penafsiran Al-Hasan
  • 2.  Yang dimaksud dengan kiflun islah bagian. Ini penafsiran As-Sadi

(Sumber: Kitab Al Ahkam As Sulthaniyyah karya Imam Al Mawardi)

Inilah Hukuman dalam Syariat Islam bagi pelaku zina

“Apabila dikatakan kepada mereka: “Marilah kamu (tunduk) kepada hukum yang Allah telah turunkan dan kepada hukum Rasul”, niscaya kamu lihat orang-orang munafik menghalangi (manusia) dengan sekuat-kuatnya dari (mendekati) kamu.”

An Nisa ayat 61

Lalu apakah ada Hukum yang lebih baik dari apa yang telah ditetapkan Allah?

http://millah-ibrahim.com/aqidah/hukum-dan-syariat-islam/392-hukuman-syari-hudud-zina

 

perwakilan diplomatik

Posted: Maret 2, 2011 in Uncategorized

Perwakialan diplomatic adalah utusan-utusan tetep dari suatu Negara asing untuk menyelegarakan hubungan diplomasi

Diplomasi yaitu usaha memelihara hubungan antar Negara. Kegiatan diplomasi dilaksanakan oleh para diplomat, yaitu orang-orang yang menjadi wakil resmi suatu Negara dalam hubungan resmi dengan Negara lain para wakil itu di akreditasi: artinya diakui secara  resmi sebagai wakil negaranya baik oleh Negara pengirim maupun Negara penerima.

Para diplomat itulahyang bertangung jawab untuk mencapai tujuan diplomasi yang antara lain adalah untuk:

1.membina, menjaga dan menyelegarakan hubungan yang lancer dengan Negara dan pemerintah lain

2.mengumpulkan dan menyampaikan informasi yang berguna

3.menjaga agar kepentingan Negara sendiri tidakdi rugikan dalam pecaturan politik internasional.

4.mempresentasikan Negara sendiri diluar negeri

5.melindungi para warga Negara sendiri diluar negeri

Diplomatic suatunegara dilakukan baik oleh korps pewakilan diplomatic maupun oleh kops perwakilan korsuler

Korps diplomatic yang ada di suatu Negara dipipin oleh kepala misi diplomatic dibagi menjadi tiga golongan :

1.duta besar (ambassador,pro-hutius)

2.duta(envoy, internuntius)

3.kuasa usaha(charge d`affaires)

TINGKAT PERWAKILAN DIPLOMATIK

Persyaratan yang harus dipenuhi dalam pembukaan atau pertukaran perwakilan diplomatic (dalam arti politis)maupun konsuler (dalam arti nonpolitis)dengan negara lain adalah:

1.harus ada kesempatan antara kedua belah pihak (mutual conceat), dituangkan dalam bentuk persetujuan bersama (join agreement) dan komunikasi bersama (join declaration).

2.pensip-prinsip hukum internasional yang berlaku dalam setiap Negara dapat melakukan hubungan atau pertukaran perwakilan diplomatic berdasarkan prinsip-prinsip hudungan yangberlaku dalam prinsip timbale balik(resiprositas).

Perwakilan diplomatic adalah perwakilan yang menjalankan segala urusan dan kepetingan Negara pengirim, yang wilayah kerjanya mencakup seluruh wilayah Negara penerima. Dengan adanya pertukaran diplomatic antarnegara,diperlukan pejabat atau aparat yang bertugas menangani kepetingan negaranya di berbagai bidang di luarnegri.

Kongkres internasional di wina tanggal 15 maret tahun 1815 lahir regulation off Vienna, kongkres internasional di achen 21 november 1818 menyusul tingkat-tingkat perwakilan diplomatic yang diakui oleh masyarakat internasional, sebagai berikut.

 

NO TINGKAT DIPLOMATIK KETERANGAN
1 Duta besar (ambas-sendor);untuk kota vatikan di namakan (papal legates/nuntius) Tingkat tertinggi dalam perwakilan diplomatic yang mempunyai kekuasaan penuh dan luar biasa. Ambassador ditempatkan pada Negara yang banyak menjalani hubungan timbale balik .
2 Duta (gerzant)/menteri berkuasa penuh Wakail diplomatic yang pangkatnya lebih rendah dari duta besar. Dalam menyelesaikan segala persoalan kedua Negara dia harus berkonsultasi dengan pemerintahnya.
3 Materi residen (minis-stere recident) Seorang menteri residen dianggap bukan sebagai wakil pribadi kepala Negara.dia harus mengurus urusan Negara . mereka ini pada dasarnya tidak berhak mengadakan pertemuan dengan kepala Negara dimana merka bertugas.
4 Kuasa usaha(charge d`affair) Kuasa usaha yang tidak di perbantukan kepada kepala Negara dapat di bedakan atas:

i.         Kuasa usaha tetap menjabat kepal;a dari suatu perwakilan.

ii.       Kuasa usaha sementara yang melaksanakan pekerjaan dari kepala perwakilan, ketika penjabat ini belum atau tidak ada di tempat.

5 Atase –atase Pejadat pembatu dari duta besar berkuasa penuh. Atase terdiri dari dua bagian yaitu atase pertahanan dan atase teknis.

 

Hak dan kewajiban para diplomat diatur dalam kongkres wina 1851, peraturan aechen 1819,  dan konversi wina 1851. Adapun tugas-tugas pokok perwakilan diplomatic adalah sebagai berikut:

i.         Mewakili Negara pengirim didalam Negara penerima

ii.       Melindungi didalam Negara penerima,kepetingan-kepetingan Negara pengirim dan warga negaranya didalam batas-batas yang diizinkan oleh hokum internasional.

iii.      Berunding dengan Negara penerima.

iv.     Mengetahui menurut cara-carayang sah keadaan-keadaan dan perkembangan di dalam Negara penerima, dan melaporkanya kepada pemerintah Negara pengirim,

v.       Memajukan hubungan bersahabat di antara Negara pengirim dan Negara penerima, dan membangun hubungan-hubungan ekonomi kebudayaan, dan ilmiah.

FUNGSI PERWAKILAN DIPLOMATIK

Fungsi perwakilan diplomatic diluar negeri sesuai dengan konvensi wina tahun 1861, pasal 3ayat 1adalah sebagai berikut.

a.       Mewakili kepentingan Negara pengirim dinegara penerima.

b.      Melindungi kepetingan Negara pengirim dan warga negaranya di Negara penerima

c.       Mengadakan persetujuan dengan pemerintah darinegara penerima.

d.      Memberikan laporan secara berkala tentang kondisi dan perkembangan di bidang ekonomi, militer ilmu pengetahuan, dll dari Negara penerima.

e.       Meningkatkan kerjasama kedua Negara di berbagai bidang, seperti bidang, perdagangan dan pendidikan kebudayaan.

Fungsi perwakilan konsuler sesuaidengan konfersi wina tahun 1963,pasal 5 adalah:

a.       Melindungi kepentingan nasional Negara dan warga Negara pengirim ke Negara penerima.

b.      Maningkatkan kerjasama kedua Negara diberbagai bidang seperti bidangperekonomian, perdagangan, kebudayaan, dan pendidikan.

c.       Melaksanakan pengamatan,penilaian, dan pendidika.

d.      Menyelegarakan urusan pengamanan, penerangan, konsuler, protocol, komunikasi,dan persandian.

e.       Melaksanakan urusan tata usaha, kepegawainan,keuangan,perlengkapan, dan urusan rumah tanggaperwakilan konsuler.

f.        Memberikan paspor, visa dan dan dokumen perjalanan kepada warganegara penerima yang ingin berkumjung kenegara pengirim,danvisa atau dokumen kepada orang yang ingin mengunjungi Negara pengirim.

g.       Membantu dan menolong warga Negara pengirim di Negara penerima.

h.       Bertindak sebagai notaries dan pencatatsipil serta menyelegarakan fungsi administrative lainnya.

i.         Bertindak sebagai subjek hokum dalam paktek dan prosedur pengadilan atau badan laian di Negara penerima

 

 

PERWAKILAN KONSULER

Pembukaan hubungan konsuler terjadi dengan persetujuan timbale balik, baik secara sendiri maupun cercakup dalam persetujuan pembukaan hubungan diplomatic. Walaupun demikian, pemutusan hubungan diplomatic tidak otomatis berakibat pada putusnya hubungan konsuler.

Fungsi pewakilan konsuler secara rinci disebut dalam ps 5 konversi Wina mengenai hubungan Konsuler dan Optimal Protokol tahun 1963, yaitu:

ü      Melindungi, di dalam Negara penerima, kepentingan-kepentingan Negara pengirim  dan warga negaranya, individu-individu, dan badan-badan huku, di dalam batas-batas yang di izinkan oleh hukum internasional.

ü      Memajukan pembangunan hubungan dagang, ekonomi, kebudayaan dan ilmiah antar kedua Negara.

ü      Mengeluarkan paspor dan dokumen perjalanan kepaa warga Negara-negara pengirim, dan visa atau dokumen-dokumen yang pantas untuk orang yang ingin pergi ke Negara pengirim.

ü      Bertindak sebagai notaries dan panitera sipil dan di dalam kapasitas dari macam yang sama, serta melakukan fungsi-fungsi tertentu yang bersifat administratif, dengan syarat tidak bertentangan dengan hokum dan peraturan Negara penerima.

Kantor-kantor konsultan tempat berkerjanya korps perwakilan konsuler dapat berupa:

a)      Kantor konsultan Jendral (consulate general)

b)      Kantor Konsultan (consulate)

c)      Kantor Wakil Konsultan (vice consulate)

d)      Kantor Perwakilan Konsuler (consular agency)

Adapun golongan kepala-kepala kantor itu terdiri atas:

  • Konsul Jenderal.Konsul Jenderal mengepalai Kantor Konsultan Jendral yang dapat membawahi beberapa konsuler.
  • Konsul. konsul mengepalai kantor wakil konsulat yang ada di suatu daerah kekonsulan. Dapat saja seorangkonsul di perbantukan kepada konsul jendral.
  • Konsul muda. Konsul muda mengepalai kantor wakil konsulat yang ada di suatu daerah kekonsulan. Dapat saja seorang konsul muda di perbantukan kepada konsul jendral atau konsul.
  • Agen konsul. Agenkonsul diakat oleh konsul jendral atau oleh konsul dan ditugaskan menangani beberapa hal tertentu yang berhubungan dengan kekonsulan, biasanya di tepatkan di kota-kota yang termasuk kekonsulatan.

Disamping pejabat konsuler yang bersifat tetap diatas ada pula pejabat konsuler kehormatan. Tugas pokok konsul kehormatan ialah menghubungkan perdagangan antar kedua Negara. Pendapat ini tidak mendapat gaji, melainkan hanya mendapat honorarium atas jasa jasanya tersebut.

HAK IMUNITET/KEKEBALAN BAGI KORPS DIPLOMATIK DAN KONSULER

a.       Hak eksteritorialitas

Hak eksteritorialitas adalah hak kekebalan dalam daerah perwwkilan, seperti daerah kedutaan besar atau daerah kedutaan, termasuk halaman-halaman dan bangunan-bangunannya di mana terpancang bendera dan lambing Negara itu. Berdasarkan hokum internasional daerah itu di pandang sebagai daerah Negara pengirim, sehingga orang-orang yang masuk tanpa izin dapat dikeluarkan.

Gedung perwakilan Negara asing tidak boleh di masuki atau di geledah oleh polisi dan petugas kehakimsan, tanpa izin kepala perwakilan diplomatic yang bersangkutan. Arsip-asrsip, surat-surat dan telegram juga tidak boleh dibuka oleh petugas-petugas tersebut di atas. Warga Negara yang mencari perlindungsndalam gedung perwakilan Negara asing tidak dapat di tangkap begitu saja melainkan harus melalui  perundingan dengan kepala perwakilan setempat. Ketentuan ini tidak berlaku bagi pelaku kejahatan, yang memang harus di serahkan kepada polisi setempat.

b.      Hak kebebasan/kekebalan

Setiap anggota korps diplomatic walaupun harus tunduk kepada hokum dan peraturan kepolisian setempat, namun tidak dapat dituntut di muka pengadilan. Mereka pun juga dibebaskan dari pajak dan bea cukai dan pemeriksaan tas diplomatic.mereka juga bebas mendirikan tempat ibadah dalam lingkungan kedutaan.

Secara rincu, hak kekebalan korps perwakilan diplomatic dapat dipelajari dalam konversi Wian tentan Hubungan Diplomatikdan Protokol Opsional tahun 1961. Sedangkan rincian hak-hak kekebalan korps perwakilan konsuler dapat dipelajari dalam Konversi  Wina tentang Hubungan konsuler dan Protokol Opsio

Sebagaimana pada ikan dan amfibi, sistem pencernaan makanan pada reptil meliputi saluran pencernaan dan kelenjar pencernaan. Reptil umumnya karnivora (pemakan daging). Secara berturut-turut saluran pencernaan pada reptil meliputi:

1) rongga mulut: bagian rongga mulut disokong oleh rahang atas dan bawah, masing-masing memiliki deretan gigi yang berbentuk kerucut, gigi
menempel pada gusi dan sedikit melengkung ke arah rongga mulut. Pada rongga mulut juga terdapat lidah yang melekat pada tulang lidah dengan ujung bercabang dua,

2) esofagus (kerongkongan),
3) ventrikulus(lambung),
4) intestinum: terdiri atas usus halus dan usus tebal yang bermuara pada anus.
Kelenjar pencernaan pada reptil meliputi hati, kantung empedu, dan pankreas. Hati pada reptilia memiliki dua lobus (gelambirf dan berwarna
kemerahan. Kantung empedu terletak pada tepi sebelah kanan hati.